
Tim Pengmas Univ Hang Tuah Hibahkan Alat Reverse Osmosis tenaga surya ke Ponpes Al Karimiyyah.

Tim Pengmas Univ Hang Tuah Hibahkan Alat Reverse Osmosis tenaga surya ke Ponpes Al Karimiyyah. www.hangtuah.ac.id
SUMENEP. Ponpes asuhan KH. Reeza Aulya Akbar. S.Kom & Hj. dr. Virzannida Busyro. Al-Karimiyyah Desa Braji, Kabupaten Sumenep Madura, punya masalah dengan kebutuhan dan ketersediaan Air Bersih, Higynes dan layak kosumsi untuk para santriwatinya..
Ada 250 santriwati aktif penghafal Al Quran sebagai penghuni dan belajar di ponpes tersebut, yang masih sangat ketergantungan dengan adanya ketersediaan air minum yang bersih, Higyines dan layak kosumsi sehari hari.
Oleh karena itu lewat program unggulan Pengabdian Masyarakat (Penmas) Univ Hang Tuah Surabaya yang didanai Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) skema Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) Tahun Anggaran 2023. Melalui tim Penmas Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan (FTIK) 2023, diberikanlah bantuan hibah Satu Unit alat Inovasi Penjaring dan Penjernih Air layak Kosumsi Minum Santri yang dapat diminum langsung dari sumber air Kran langsung.
Inovasi model alat tekno canggih yang dihibahkan oleh UHT tersebut bernama: “Sistem Reverse Osmosis Tenaga Surya”,. Alat Inovasi ini adalah hasil karya 3 (Tiga) orang Dosen FTIK: Bp. Erik Sugianto, S.T., M.T., Ph.D, Belly Yan Dewantara, S.T., .M.T dan Hadi Prasutiyon. S.T., M.T. dan keterlibatan 6 (Enam) orang Mahasiswa FTIK semester 5 & 7 sebagai anggota tim Pengabdian Masyarakat (Penmas) Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan (FTIK) Univ Hang Tuah Surabaya tahun 2023.
Sebagai Katim Penmas FTIK UHT 2023, Erik Sugianto menjelaskan kepada penulis bahwa rangkaian Inovasi alat yang dipasang di lokasi saat ini cara kerjanya menggunakan jaringan system aliran Listrik yang diambil dari sumber daya panel tenaga surya yang sedang bekerja. Sehingga otomatis “Sistem Reverse Osmosis” akan bekerja secara kontinyu dan otomatis, mengolah sumber mata air sumur/ Bor untuk menjadi Higynis, Bersih dan berkualitas tinggi serta siap untuk di kosumsi dan di minum para Santri sehari harii melalui Kran kran yang telah disediakan. Dan menurut Erik Hasil uji coba system Inovasi alat tersebut, sudah di kaji dan di evaluasi melalui uji tes kelayaan dan keakuratan kadar air yang terdeteksi dapat menunjukkan hasil Nilai Parts per Million (PPM) sebesar 26 %, sedangkan standar aman air layak minum ada dibawah 100%.
Selama 3 (Tiga) hari tim Penmas FTIK UHT bekerja melakukan tindakan Observasi Penelitian dan pengerjaan merangkai system alat, agar bisa normal bekerja sesuai dengan harapan.
Tim Penmas FTIK UHT sengaja memilih lokasi ponpes tersebut karena bersebelahan dengan lokasi pemukiman padat penduduk yang betul betul masih sangat membutuhkan keberadaan adanya sumber mata air yang bersih dan Higynes, serta lokasi daerah yang masih sulit terjangkau akan tersedianya jaringan kabel Listrik PLN yang masuk. Sabtu (07/10)
Dalam kesempatan akhir tatap muka di aula ponpes, sebagai pengasuh ponpes Hj. dr. Virzannida Busyro mewakili seluruh santriwati ponpes yang hadir mengucapkan rasa terimakasih kepada seluruh tim Pengabdian Masyarakat FTIK Univ Hang Tuah atas pemberian hibahnya 1 unit alat “Sistem Reverse Osmosis” yang fungsinya tentu sangat bermanfaat sekali untuk kehidupan sehari hari para santriwati keluarga besar Ponpes Al-Karimiyyah, Beji Sumenep Madura.
Dosen FTIK UHT sekaligus Doctor of Philosophy (Ph.D) lulusan National Cheng Kung University (NCKU) Taiwan inipun menambahkan, dengan adanya keberhasilan uji coba proyek “Sistem Reverse Osmosis” yang telah selesai dikerjakan ini, dirinya berharap akan ada lagi kedepan penambahan proyek serupa fasilitas sarana umum kemanusiaan penyediaan air bersih serta jaringan aliran kabel listrik masuk desa pesisir untuk fasilitas masyarakat umum luas yang masih mengidolakan punya lokasi hunian tinggal yang bersih, aman, nyaman serta ramah lingkungan Eco Green.@kominfouht2023



